Tampilkan posting dengan label Pendidikan. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Pendidikan. Tampilkan semua posting

Selasa, 12 Maret 2013

Cara Unik Sekolah Tangkal Stres Siswa

|0 komentar
Ilustrasi: huffingtonpost
Ilustrasi: huffingtonpost



JAKARTA - Siapa bilang jadi anak sekolah enggak stres? Setiap hari, begitu banyak mata pelajaran yang harus kita tekuni, belum lagi setumpuk pekerjaan rumah (PR) yang harus kita selesaikan. Apalagi menjelang ujian, pasti tingkat stres kita akan naik seiring banyaknya jam pelajaran tambahan yang harus kita ikuti. 

Karena itulah, sekolah menyelipkan waktu istirahat di sela-sela jam pelajaran. Tujuannya, agar kita enggak terlampau stres belajar. Tapi, beberapa sekolah di Amerika Serikat (AS) punya cara asyik nih untuk menurunkan tingkat stres siswanya. Apa saja? 

Yoga

Di Smithtown, New York, mata pelajaran olahraga bukanlah suatu momok yang harus dihindari. Sebaliknya, mata pelajaran ini justru menjadi alternatif menghalau stres. Dilansir Huffingtonpost,Selasa (12/3/2013), salah satu siswa di SMA ini, Will Eng, menjelaskan, sekolahnya menawarkan empat jenis olahraga yang bisa dipilih siswanya yakni olahraga tim, proyek petualangan alam bebas, fitnes dan yoga. 

Puppy Love

Berbagai penelitian menunjukkan, binatang peliharaan dapat menjadi cara efektif menurunkan tingkat stres. Saat ini, banyak SMA di AS menggunakan terapi binatang peliharaan bagi para siswanya yang mengalami tekanan di sekolah. Tim konseling SMA Prospect, di Mount Prospect, Illinois, misalnya, menyertakan Junie, anjing Golden Retriever berusia 18 bulan yang berperan sebagai "anjing terapi" untuk menenangkan dan merilekskan para siswa. 

Meditasi transendental 

Riset University of California, Los Angeles (UCLA) pada 2011 menemukan, ketika stres, kesehatan emosional seorang mahasiswa tahun pertama ada di tingkat paling rendah selama 25 tahun dalam hidupnya. Meditasi transendental, yakni bentuk meditasi yang dilakukan dengan mata tertutup dan melibatkan pengulangan mantra selama 15-20 menit per hari, terbukti telah menurunkan tingkat stres para mahasiswa tahun pertama. Meditasi ini pun kini  dipraktikkan para siswa SMA, salah satunya di San Francisco, untuk mengurangi stres mereka. 

Tidur siang 

Ketimbang sepotong coklat atau secangkir kopi, tidur siang berkualitas lebih efektif dalam membangkitkan semangat kita untuk menghadapi pelajaran di siang hingga sore hari. SMA Lakeside di Georgia membantu para siswa mendongkrak energi dan kemampuan kognitif mereka dengan mempersilakan para siswa tidur siang selama 30 menit di aula sekolah. 

Latihan otak 

Beberapa sekolah mulai mengajari para siswanya tentang kesadaran berpikir (mindfulness) melalui program Social and Emotional Learning (SEL). Latihan ini fokus pada ketahanan emosional  yang dapat meningkatkan performa akademik siswa. 

Ruang rileksasi 

Tahun lalu, laboratorium bahasa yang sudah tidak terpakai di SMA Belfast Area, di Maine, diubah menjadi ruang rileksasi bagi seluruh warga sekolah. Di ruang rileksasi tersebut, guru, siswa, dan administrator sekolah dapat menikmati sesi singkat pijat, reiki, akupuntur, chiropractic dan terapi fisik lainnya untuk menurunkan stres. 

Istirahat 

Ini adalah cara yang umum dilakukan banyak sekolah, termasuk di Indonesia. Sekolah memberikan 15-20 menit waktu istirahat di sela-sela jam pelajaran untuk mengurangi stres para siswa. Waktu ini bisa dimanfaatkan untuk bersantai, atau bergaul dan bermain dengan teman-temannya. Di SMA Chanhassen di Minnesota, 
para siswa dapat menikmati istirahat harian ini, termasuk juga malam bebas PR yang disebar selama setahun untuk mengurangi tingkat stres mereka. 

Konferensi kepercayaan diri 

Berjuang dengan kepercayaan diri dan masalah citra tentang tubuh di SMA dapat menambah stres yang dirasakan siswa. Beberapa SMA di AS menyediakan berbagai program bagi para siswanya untuk menyadarkan mereka tentang kepercayaan diri dan citra atas tubuh yang sehat. 

Di SMA Union County, New Jersey, para murid perempuan diundang untuk menghadiri konferensi satu hari yang diisi dengan berbagai aktivitas untuk meningkatkan kepercayaan diri. Konferensi tersebut bertajuk "Happy, Healthy & Whole: A Conference to Empower Young Women." Sementara itu, di SMP British Columbia's G.W. Graham, para siswinya berinisiatif untuk mengajak gadis-gadis muda merayakan kecantikan alami mereka dengan tidak menggunakan make up dan produk perawatan rambut selama seminggu. (Sumber)

Minggu, 27 Januari 2013

5 Negara Maju yang Tanpa Ujian Nasional

|0 komentar
Sekarang lagi musim Ujian Nasional. Untuk Apakah Ujian Nasional Sebetulnya? Apakah Ujian nasional mutlak diperlukan? Berikut 5 Negara Maju Tanpa Ujian Nasional dan ternyata tidak menerapkan ujian nasional pada sistem pendidikannya...


Kira kira negara mana saja yang masuk ke 5 Negara Maju Tanpa Ujian Nasional ,mari kita simak ulasan satu persatu ke 5 Negara Maju Tanpa Ujian Nasional berikut ini

1. Finlandia
 
Finlandia sebagai negara dengan system pendidikan termaju di dunia tidak mengenal yang namanya Ujian Nasional. Evaluasi mutu pendidikan sepenuhnya dipercayakan kepada para guru sehingga negara berkewajiban melatih dan mendidik guru guru agar bisa melaksanakan evaluasi yang berkualitas. Setiap akhir semester siswa menerima laporan pendidikan berdasarkan evaluasi yang sifatnya personal dengan tidak membandingkan atau melabel para siswa dengan peringkat juara seperti yang telah menjadi tradisi pendidikan kita. Mereka sangat meyakini bahwa setiap individu adalah unik dan memiliki kemampuan yang berbeda beda.
Di Finlandia profesi guru adalah profesi yang paling terhormat. Dokter justru berada dibawah peringkat guru.

Jumat, 18 Januari 2013

Monster" Raksasa Prasejarah dari Kedalaman Laut

|0 komentar

Sang pemangsa ganas memiliki panjang 8,6 meter dan hidup sekitar 224 juta tahun lampau, pada periode pascabencana kepunahan massal.

monster laut,samudraIlustrasi monster laut (Thinkstockphoto).
Spesies baru dari keluarga reptil laut prasejarah dipastikan keberadaannya dalam studi ekskavasi terbaru di perairan Nevada, Amerika Serikat. Studi lengkap sudah ditulis di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.
Thalattoarchon saurophargis, nama yang diberikan untuk sang pemangsa ganas yang memiliki panjang 8,6 meter. Hidup sekitar 224 juta tahun lampau --pada periode geologi Trias, pasca terjadinya bencana yang memicu kepunahan massal terhebat dalam sejarah, yakni Masa Permian.

Kamis, 10 Januari 2013

Mendikbud: Kegiatan Belajar Mengajar di RSBI Harus Berjalan Sampai Akhir Tahun Ajaran

|0 komentar

Jakarta --- Terkait dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan permohonan penggugat terkait dasar hukum Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menegaskan bahwa kegiatan belajar mengajar di sekolah RSBI tidak boleh serta merta dihentikan. Hal tersebut dikatakan Mendikbud di depan sejumlah wartawan di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Rabu (9/1).

Keberhasilan Kurikulum 2013

|0 komentar

Sedikitnya ada dua faktor besar dalam ke­ berhasilan kurikulum 2013. Pertama, penen­tu, yaitu kesesuaian kompetensi pendidik dan tenaga kependi­dik­an (PTK) dengan kurikulum dan buku teks. Kedua, faktor pendukung yang terdiri dari tiga unsur; (i) ketersediaan buku sebagai ba­han ajar dan sumber belajar yang mengintegrasikan standar pem­bentuk kurikulum; (ii) penguatan peran pemerintah da­am pembinaan dan penga­wasan; dan (iii) penguatan ma­naj­emen dan budaya sekolah.
iklan5-skema2
iklan5-skema1
Berkait dengan faktor perta­ma, Kemdikbud sudah mende­sain­­ strategi penyiapan guru se­­bagaimana digambarkan pa­da skema penyiapan guru yang me­ibatkan tim pengembang kurikulum di tingkat pusat; instruktur diklat terdiri atas unsur dinas pendidikan, dosen, widya­swara, guru inti, pengawas, ke­­pala sekolah; guru uta­ma me­iputi guru inti, penga­was, dan kepala sekolah; dan guru mereka terdiri atas guru kelas, guru mata pelajaran SD, SMP, SMA, SMK.
Pada diri guru, sedikitnya ada empat aspek yang harus di­beri perhatian khusus dalam rencana implementasi dan ke­terlaksanaan kurikulum 2013, yaitu kompetensi pedagogi; kompetensi akademik (keilmuan); kompetensi sosial; dan kompetensi manajerial atau kepemimpinan. Guru sebagai ujung tombak penerapan kurikulum, diharapkan bisa menyiapkan dan membuka diri terhadap beberapa kemung­kinan terjadinya perubahan.
Kesiapan guru lebih penting­ daripada pengembangan kuri­kulum 2013. Kenapa guru menjadi penting? Karena dalam kurikulum 2013, bertujuan mendorong peserta didik, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar,­ dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), terhadap apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah mene­rima materi pembelajaran.
iklan5-gbr1
Melalui empat tujuan itu diharapkan siswa memiliki kompetensi sikap, ketrampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif. Disinilah guru berperan be­sar di dalam mengimplementa­sikan tiap proses pembelajaran pada kurikulum 2013. Guru ke depan dituntut tidak hanya cer­das tapi juga adaptip terhadap perubahan. (sumber)

Update Terbaru

Blogger Widget Get This Widget -

Semua Ada di Sekitar Kita