Tampilkan posting dengan label misteri. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label misteri. Tampilkan semua posting

Senin, 30 September 2013

Kutukan air melimpah

|0 komentar
Kutukan air melimpah
Sumber air di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terus digerogoti oleh perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK) mengeluarkan puluhan merek. Penduduk Desa Babakan Pari, Kecamatan Cidahu kini kekurangan air bersih.

Warga terpaksa menggunakan air keruh buat kebutuhan saban hari untuk menghemat air bersih di sumur mereka kerap dilanda kekeringan. Nasib mereka itu sukar dipercaya.

Penelitian oleh Direktorat Geologi bekerja sama dengan Bagian Lingkungan Hidup Kabupaten Sukabumi tiga tahun lalu menemukan 37 mata air tersebar di kecamatan Cidahu dan Cicurug. Namun Sukabumi justru menjadi kabupaten paling tertinggal.

Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Sukabumi yang kini berubah nama menjadi Dinas Pengelolaan Energi dan Sumber Daya Mineral pada Juli 2012 mencatat ada seratus perusahaan memanfaatkan air di Kabupaten Sukabumi. Kebanyakan pabrik itu berdiri dan membangun sumur bor di kecamatan Cidahu dan Cicurug. Mereka menyedot ratusan meter kubik air saban bulan.

Data itu menunjukkan Kabupaten Sukabumi memiliki kekayaan air melimpah. Namun Sukabumi seperti terkena kutukan. McCartan Humphreys dalam bukunya Escaping the Resource Curse terbitan 2007 menyebutkan negara-negara memiliki kekayaan alam melimpah justru mengalami terbelakang secara ekonomi dan tata kelola pemerintahan. Mereka kalah dengan negara-negara mempunyai sumber daya alam sedikit.

Humphreys menjelaskan hal itu disebabkan ketidaksetaraan keahlian. Situasi ini terjadi ketika pembeli, yaitu perusahaan internasional, berpengetahuan lebih baik tentang nilai sumber daya alam ketimbang penjual.

Sebab lain adalah pendidikan rendah di daerah kaya sumber daya alam dan pemerintahan lemah serta korup. "Di sisi lain, kekurangan sumber daya alam ternyata belum terbukti menjadi penghalang terhadap kesuksesan ekonomi," tulis Humphreys dalam halaman pertama bukunya.

Muhammad Reza, pengamat lingkungan dari Koalisi Rakyat untuk Hak Atas Air (KRuHA), menegaskan kehidupan atas air untuk kebutuhan masyarakat harus disediakan oleh negara. Dia menilai rekturisasi air melalui Undang-undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air gagal mengawasi perusahaan air minum dalam kemasan.

"Di atas kebutuhan itu harusnya ditarifkan menjadi komersil nyatanya diundangkan dan 2005 diputuskan MK. Bukti dalam mengatur AMDK hanya SNI dan pajak air tanah, kedua pengelolaan itu masih simpang siur," kata Reza melalui sambungan telepon Sabtu pekan kemarin.

Dia menjelaskan gagalnya pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah terlihat jelas di Sukabumi. Padahal Undang-undang Dasar 1945 melalui pasal 33 sudah jelas mengatur tentang sumber daya alam menguasai hajat hidup orang banyak harus dikuasai negara. Air harus dimasukan ke dalam domain publik dan dapat diakses semua orang. "Banyak izin industri memanfaatkan air. Artinya dia membuka jalan untuk ekploitasi air tanah," ujarnya.

KRuHA menemukan ekploitasi di Kecamatan Cidahu berdampak pada sulitnya air di desa sekitar kawasan pabrik Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Dampak eksplotasi oleh perusahaan di Desa Babakan Pari menimbulkan kekeringan sumur bagi penduduk berada tepat di atas lokasi pabrik.

"Makin dalam titik pengeboran itu, air permukaan akan turun," kata Reza. Selain itu, daya sedot mesin berkapasitas besar membuat air tanah terus terkuras dan menyebabkan lapisan tanah tetap menurun.
sumber : http://www.merdeka.com/khas/kutukan-air-melimpah-eksploitasi-air-aqua-5.html

Sejarah dan Bagaimana monumen ini dibangun?

|0 komentar
Sejarah dan Bagaimana monumen ini dibangun?

Quote:
Sebelumnya pernah dibahas misteri dari Stonehenge,, kali ini akan dibahas soal cara pembangunan Monumen Stonehenge ini
Di lokasi situs purba Wiltshire, Inggris, terdapat sebuah monumen misterius yang sejak lama menjadi objek perdebatan dan kontroversi. Monumen yang disebut stonehenge itu terdiri dari batu-batu raksasa yang disusun dengan rapi. Bagaimana monumen ini dibangun? Oleh siapa? dan untuk apa? Benarkah monumen ini dibangun oleh kaum raksasa atau alien?

Apa yang membuat monumen ini begitu membingungkan adalah kenyataan kalau monumen ini didirikan oleh sebuah kebudayaan yang tidak memiliki catatan-catatan sejarah. Ini menambah aspek kemisteriusan dari Stonehenge itu sendiri.

Monumen Stonehenge yang memiliki diameter sekitar 90 meter ini terletak di Wiltshire, 13 kilometer dari Salisbury. Monumen ini adalah salah satu monumen megalitik yang paling ternama di dunia. Beberapa penulis percaya kalau monumen ini dibangun oleh para alien, yang lain percaya kalau monumen ini dibangun dengan kekuatan supranatural. Menurut mereka, mustahil manusia masa lampau dengan teknologi purbanya mampu membangun monumen yang sedemikian besar dan rumit.


Benarkah demikian? Bisakah kita menduplikasi pembangunan monumen sejenis ini dengan teknologi seadanya?

Pada tulisan ini, saya akan menceritakan sejarah singkat Stonehenge dan teori baru mengenai tujuan pendirian dan cara konstruksinya. Paling tidak, ada pandangan alternatif selain teori supranatural atau alien.

Sejarah pembuatan Stonehenge

Walaupun ada beberapa teori yang bervariasi, para arkeolog umumnya sepakat kalau monumen ini pertama kali didirikan pada tahun 3.500 SM dalam beberapa fase.

Pada tahun 3.500 SM, masyarakat semi nomadik yang disebut Windmill Hill people (3.500 - 2.600 SM) yang mendiami wilayah Salisbury mulai membangun monumen tersebut. Konstruksi awalnya dimulai dengan membuat 56 lubang yang membentuk formasi lingkaran. Lubang ini kemudian diberi nama Aubrey Hole karena ditemukan pertama kali oleh John Aubrey. Lalu, batu pertama yang disebut Heel Stone setinggi 4,9 meter diletakkan di pintu masuk formasi tersebut.

Beberapa ratus tahun kemudian, masyarakat Beaker (2.600 - 2.510 SM) membawa 80 blok batu bluestone yang masing-masing memiliki berat sekitar 4 ton dari sebuah pertambangan di gunung Prescelly yang jaraknya sekitar 240 mil. 80 blok batu yang disebut megalith ini kemudian disusun sehingga membentuk dua lingkaran konsentris.


Sebagai informasi, yang disebut bluestone disini tidak merujuk kepada istilah geologi. Istilah ini digunakan untuk merujuk kepada batu-batuan asing yang bukan berasal dari lokasi tersebut. Dalam kasus Stonehenge, batuan bluestone yang digunakan adalah dari jenis Preseli Spotted Dolerite yang lebih keras dari batu granit.

Setelah penyusunan bluestone, pembangunan bagian luar monumen mulai dikerjakan oleh Wessex People (2.600 - 2.510 SM). Kali ini, para arsitek tersebut menggunakan 30 batu raksasa. Batu-batu yang disebut Sarsen ini memiliki berat masing-masing sekitar 25 ton dengan tinggi sekitar 4 meter dan diperkirakan dibawa dari Marlborough Downs yang jaraknya sekitar 20 mil dari lokasi.

Pertanyaaannya adalah bagaimana cara mereka membawa batu sebesar itu dari jarak yang cukup jauh? Lalu, jika mereka berhasil membawanya, bagaimana cara mereka menegakkan batu tersebut dan menumpuknya?

Namun sebelum kita masuk ke situ, mari kita lihat beberapa teori mengenai siapa yang membangunnya dan untuk tujuan apa monumen ini dibangun.

Teori Merlin
Pada abad ke-12, sejarawan Inggris bernama Geoffrey of Monmouth menulis sebuah buku berjudul "Historia Regum Britanniae" (Sejarah raja-raja Inggris). Pada buku itu ia menyajikan legenda raja Arthur yang termashyur dan penjelasan mengenai bagaimana Stonehenge dibuat pertama kali. Menurut Geoffrey, bluestone yang digunakan untuk membangun stonehenge sesungguhnya berasal dari Afrika dimana para raksasa yang hidup pada masa lampau menjaga batu-batuan tersebut karena kemampuan penyembuhan yang dimilikinya.

Para raksasa tersebut kemudian membawa batu-batuan itu menuju gunung misterius Killaraus di Irlandia dimana mereka menyusunnya menjadi lingkaran raksasa. Jadi, disanalah batu-batuan itu berada untuk beberapa lama.

Ketika raja Inggris yang bernama Aurelius Ambrosius ingin membuat tugu peringatan bagi perajurit-perajuritnya yang gugur, penyihir Merlin menyarankannya untuk menggunakan batu-batu tersebut. Usul itu disetujui, lalu Merlin menggunakan kekuatan sihirnya dan memindahkan batu-batu tersebut serta membawanya ke Salisbury lewat laut.

Teori ini menggabungkan aspek legenda Inggris dengan kekuatan supranatural Merlin sang penyihir. Walaupun menarik, namun para peneliti tidak pernah menganggap serius teori ini.

Kuil bangsa Romawi
Pada tahun 1620, seorang arsitek Inggris eksentrik bernama Inigo Jones diperintahkan oleh raja Inggris, James I, untuk mendokumentasikan struktur dan sejarah Stonehenge. Pada tahun 1655, tiga tahun setelah kematian Jones, menantunya yang bernama John Webb mempublikasikan sebuah buku berjudul "Remarkable Antiquity of Great Britain, Vulgarly called Stone-Heng, Restored". Buku ini disebutnya berasal dari catatan dokumentasi yang diwariskan oleh Inigo Jones.

Dalam buku itu disebutkan kalau Stonehenge sesungguhnya adalah sebuah kuil gaya Tuscan yang didirikan oleh bangsa Romawi pada saat penjajahan mereka di Inggris pada abad ke-1 hingga abad ke-5. Kuil ini disebutnya untuk menghormati Coelus, salah satu dewa bangsa Romawi.

Namun, teori ini segera mendapat sanggahan dari banyak penulis lainnya karena umur monumen yang dipercaya jauh melampaui masa penjajahan Romawi di Inggris.

Tempat pemujaan kaum Druid

Teori menarik lain datang dari Dr.William Stukley, seorang dokter yang merangkap sebagai peneliti reruntuhan kuno. Dr.Stukley juga merupakan salah satu anggota Freemason Inggris yang ternama. Pada tahun 1740, ia menerbitkan sebuah buku yang berusaha menjelaskan asal-usul Stonehenge.

Menurutnya, pada tahun 460 SM, Inggris didatangi oleh sejumlah peziarah dari Timur tengah, kemungkinan bangsa Finisia, yang pernah tinggal di tanah Kanaan yang ditaklukkan oleh bangsa Israel. Para peziarah inilah yang mendirikan agama Druid yang kemudian membangun Stonehenge sebagai tempat pemujaan.

Namun, sekali lagi, teori ini tidak sesuai dengan umur Stonehenge yang dipercaya jauh melampau masa Druid.

Tempat pengamatan objek-objek angkasa
Teori ini dikemukakan oleh Sir John Lockyer. Ia adalah astronom ternama Inggris yang menemukan elemen helium. Pada tahun 1901, ia menulis sebuah paper yang mengasumsikan kalau beberapa bagian dari Stonehenge, yang disebut Heel Stone, pada awalnya sejajar dengan Summer Solstice (Hari terpanjang dalam satu tahun). Karena itu Lockyer berasumsi kalau monumen ini mungkin telah digunakan oleh para astronom kuno untuk mengamati objek angkasa.

Pada tahun 1965, teori ini diperkuat oleh astronom Amerika, Gerald Hawkins, yang dengan menggunakan komputer berhasil menemukan kalau 165 titik pada struktur Stonehenge memiliki keterkaitan dengan pergerakan matahari dan bulan. Ia mengajukan teori kalau Stonehenge mungkin adalah komputer masa purba yang digunakan untuk memprediksi gerhana bulan.

Namun, teori ini juga tidak akurat karena dengan mengacu pada anggapan Lockyer, Stonehenge seharusnya dibangun pada tahun 1.800 SM. Ini tidak sesuai dengan umur Stonehenge yang jauh lebih tua.

Tempat pemujaan masa perunggu
Teori lain dikemukakan oleh Sir John Lubbock, seorang arkeolog Inggris berpengaruh pada abad ke-19. Lubbock adalah arkeolog yang pertama kali menciptakan istilah Paleolithic dan Neolithic. Pada bukunya yang terbit tahun 1865, "Prehistoric Times as Illustrated by the Ancient Remains and Manners and Customs of Modern Savages", ia menunjukkan adanya kesamaan antara Stonehenge dengan struktur monolitik lainnya di dunia, terutama yang terdapat pada kuil-kuil di India.

Mirip dengan teori pemujaan Druid, Lubbock percaya kalau tempat ini sesungguhnya adalah tempat pemujaan yang didirikan pada masa perunggu. Ini juga dikonfirmasikan dengan penemuan sejumlah peralatan yang memang berasal dari masa perunggu di dekat lokasi Stonehenge.

Hebatnya, Lubbock berhasil menentukan umur Stonehenge secara akurat dan ia juga dengan tepat memperkirakan kalau monumen itu dibangun pada periode yang sangat lama.

Tempat penyembuhan
Pada tahun-tahun belakangan ini, terdapat teori baru mengenai monumen misterius ini. Ini dikarenakan ditemukannya tengkorak-tengkorak di dekat situs tersebut. Pada sisa-sisa tengkorak yang ditemukan, terdapat beberapa tanda seperti tengkorak yang sengaja dibuka. Tanda ini menunjukkan adanya prosedur operasi pada kepala yang bersangkutan.

Berdasarkan pada penemuan ini, Prof.Timothy Darvill dari Bournemouth University dan Prof. Geofrrey Wainwright, mengajukan teori kalau monumen ini mungkin telah digunakan sebagai lokasi penyembuhan bagi orang sakit, sejenis Lourdes masa purba. 
SUMBER : http://forum.viva.co.id/sosial-dan-budaya/1256591-stonehenge-sejarah-dan-bagaimana-monumen-ini-dibangun.html

Misteri Kelinci Menjadi Pembunuh Nenek Moyang Manusia?

|0 komentar
Misteri Kelinci Menjadi Pembunuh Nenek Moyang Manusia?

John Fa, peneliti dari Durrell Wildlife Conservation Trust di Jersey, berdasarkan hasil penelitiannya mengklaim bahwa Neanderthals, moyang manusia, punah gara-gara kelinci. Bagaimana bisa?

Fa meneliti tulang belulang hewan yang ditemukan di tiga lokasi penggalian di Spanyol dan Perancis. Dia menemukan bahwa sekitar 30.000 tahun lalu, mamalia besar seperti rusa melimpah di gua. Namun, pada masa berikutnya, mamalia besar mulai jarang ditemui.


Fa berpendapat, kemampuan beradaptasi untuk berburu mamalia berukuran kecil memegang peranan penting dalam kesintasan spesies. Sementara manusia modern pintar beradaptasi, tak demikian halnya denganNeanderthals.

"Ketergantungan yang tinggi pada perburuan dan konsumsi mamalia besar oleh kelompok kerabat manusia tertentu membatasi kesintasannya ketika mangsa pilihannya menjadi terbatas," papar Fa seperti dikutip Daily Mail.

Fa mengungkapkan, pada masa Neanderthals, jumlah kelinci melimpah. Namun, moyang manusia tersebut tidak mampu atau tidak mau memanfaatkannya. Hal tersebut berkontribusi pada punahnya Neanderthals.


"Analisis tulang yang ditemukan selama ekskavasi di Iberia menunjukkan bahwa kelompok kelinci adalah bagian diet penting dari spesies dengan anatomi manusia modern. Namun, hewan itu relatif tak digunakan selama masa Mousterian, ketika Neanderthals eksis," papar Fa.

Fa tak mengetahui dengan jelas mengapa Neanderthals tak bisa memanfaatkan kelinci. Menurut Fa, Neanderthals kurang memiliki taktik untuk menangkap hewan itu. Adapun manusia modern diduga tak memanfaatkan panah untuk berburu kelinci, tetapi menggunakan api, asap, dan anjing. 
SUMBER : http://forum.viva.co.id/sosial-dan-budaya/1256734-misteri-kelinci-menjadi-pembunuh-nenek-moyang-manusia.html

Kamis, 26 September 2013

Misteri Lukisan Seharga Rp 1,1 T DiyakiniTerilhami Dampak Krakatau

|0 komentar

Misteri Lukisan Seharga Rp 1,1 T DiyakiniTerilhami Dampak Krakatau


Balai Lelang Sotheby di New York pada 2012 lalu berhasil menjual lukisan seharga USD 120 juta atau sekitar Rp 1,1 triliun. Lukisan bertajuk 'The Scream' atau 'Jeritan' itu tak ayal lagi menjadi salah satu yang paling mahal di dunia.
Pada lelang Mei tahun lalu itu, harga awal yang dipatok sebesar USD 80 juta. Setelah persaingan harga selama kurang lebih 15 menit, akhirnya penjual melepas lukisan itu pada harga USD 120 juta. Harga lukisan itu memecahkan rekor sebelumnya yaitu lukisan bernama 'Nude, green leaves and bust' karya Pablo Picasso yang dihargai USD 106 juta.

Pada saat penjualan lukisan ini, ruang di Sotheby langsung meledak dengan tepukan ketika palu diketukkan sebagai penanda lelang berakhir. Edward Munch membuat empat versi lukisan 'The Scream', tiga di antaranya disimpan di museum Norwegia, dua di antaranya pernah dicuri. Versi keempat bisa bernilai mahal karena bisa dimiliki perorangan.
Lukisan 'The Scream' menggambarkan seorang pria berwajah murung dengan kedua tangan memegang dagu dengan latar belakang langit merah. Bagi pengamat seni, karya Munch ini disebut-sebut hanya kalah dari lukisan Leonardo Da Vinci 'Monalisa'.

Dalam catatan hariannya, Edward Munch menulis ilham tentang lukisan yang dibuatnya pada 1893. "Saya sedang berjalan di sebuah jalan kecil dengan dua orang teman, matahari sedang tenggelam, mendadak langit berubah menjadi merah darah. Saya berhenti, merasa lelah, dan bersandar di pagar, di atas fjord dan kota yang biru kehitaman tampak darah dan lidah-lidah api. Teman-teman berjalan terus, dan saya berdiri di sana gemetar dan diliputi rasa cemas, dan saya merasakan jeritan yang tidak henti-hentinya melintas di alam."

Banyak pihak meyakini, lukisan itu dibuat atas pengaruh cuaca alam Eropa yang saat itu dipengaruhi oleh letusan Gunung Krakatau, 27 Agustus, 130 tahun silam. Latar lukisan tersebut adalah langit berwarna merah yang memang menjadi wajah Eropa sehari-hari setelah letusan terbesar sejagat itu.
Efek letusan Krakatau memang terasa sampai Eropa dan Amerika Utara. Jutaan ton debu dari letusan sekitar 10.000 kali bom atom itu dilontarkan ke langit. Debu itu menyebar ke seluruh dunia hingga menampakkan pemandangan yang dramatis pada langit Eropa. Munch melukis The Scream, 10 tahun setelah letusan Krakatau terjadi.

Banyak yang meyakini benar, ada juga yang meragukan efek di lukisan The Scream itu karena Krakatau. Ada yang menggarisbawahi bahwa Munch adalah pelukis ekpsresif yang melukis tidak hanya berbasis pada apa yang dia saksikan.

Namun toh, di luar The Scream, nyatanya banyak pula lukisan yang dilatarbelakangi oleh pemandangan atmosferik akibat letusan Krakatau. Salah satunya adalah 'Sunset over the Ice on Chaunmont Bay, Lake Ontario karya Frederic Edwin Church. Lukisan yang dibuat pada Desember 1883 itu sampai sekarang menjadi karya seni saksi letusan mahadahsyat, 130 tahun lalu itu.

SUMBER : http://www.suatudunia.com/2013/09/misteri-lukisan-seharga-rp-11-t.html

8 Makhluk Mistis Menyeramkan Dari Kalimantan

|0 komentar

8 Makhluk Mistis Menyeramkan Dari Kalimantan

Kalian semua jika ketemu mahluk halus atau hantu pati kalaian takut bukan takut karena sosok hantu itu di gambarkan dengan bentuk yang menyeramkan nah berikut ini ada Makhluk mahluk mistik yang menakutkan dari Kalimantan Baratapa aja itu yuk kita simak berikut ini.

1. Kuntilanak (Pontianak)


Kuntilanak atau Pontianak merupakan jenis hantu yang sangat umum diketahui oleh penduduk Kalimantan Barat bahkan oleh semua warga Indonesia.
Hantu Pontianak sering digambarkan sebagai wujud wanitacantik yang berambut sangat panjang dan berbaju putih.
Suara tertawanya seram dan kebanyakan meringkih.Lokasi diduga sering ditemukan : kuburan, pohon, rumah tua dan hutan.

kisah misteri


2. Hantu jaring (hantu hujan panas)



Hantu ini muncul pada saat hujan panas. Diyakini oleh orang Kalimantan Barat sering menggangu anak kecil denga menyembunyikannya.
Untuk menangkalnya biasanya dengan menyisipkan daun atau rumput di daun telinga.
Lokasi diduga sering ditemukan : belakang rumah, sawah dan lapangan.

kisah misteri

3. Jembalang tanah



Hantu yang berada di hutan-hutan.
Diyakini sering mengganggu pejalan kaki dan mengakibatkan kaki korban bengkak tidak bisa berjalan.
Lokasi diduga sering ditemukan : hutan dan lapangan.

kisah misteri

4. Hantu Penanggal



Hantu ini berwujud kepala yang dilengkapi dengan organ dari leher sampai perut tetapi tanpa badan (hanya organnya saja).
Cara bergeraknya dengan terbang menggunakan telinganya yang lebar.
Sering mengganggu hewan atau manusia yang akan melahirkan serta diyakini biasanya memakan telur ayam peliharaan penduduk.
Menurut cerita, hantu leak memiliki badan seperti manusia dan pada
saat akan mengganggu penduduk, kepalanya beserta organ dalamnya keluar dari tubuh.

Untuk membunuhnya dapat menggunakan daun jeruju atau duri dan dimasukkan ke dalam rongga tubuh yang ditinggalkan tadi.
Ada juga yang mengatakan dapat dibunuh dengan memutar posisi badan yang ditinggalkannya.
Lokasi diduga sering ditemukan : kandang ayam, rumah bersalin dan rumah penduduk yang akan melahirkan.

kisah misteri


5. Bute


Hantu ini berwujud sapi dengan ukuran yang besar.
Dapat mengganggu manusia yang masuk ke hutan, tetapi biasanya mengganggu sapi ternak
penduduk yang dapat mengakibatkan kematian ternak dengan mukut yang berbuih.
Lokasi diduga sering ditemukan : hutan, kebun, lapangan, semak dan kandang sapi.

kisah misteri


6. Balai Seribu


Jenis hantu ini sering menggangu orang yang masuk ke hutan yang lebat.
Kedatangannya ditandai dengan angin kencang.
Tidak begitu jelas deskripsi atau wujudnya.
Diyakini dapat menyebabkan kematian.
Lokasi diduga sering ditemukan : hutan belantara.

kisah misteri


7. Hantu Kambe’

Hantu kambe’ merupakan jenis hantu yang berwujud setengah kambing (binatang) dan setengah manusia.
Ada yang menceritakan hantu ini memiliki badan manusia dengan rambut
yang panjang dan berkaki kambing (seperti faun dalam dongeng eropa)
tetapi ada juga yang meyakini hantu ini berwujud seperti kambing dengan surai yang panjang.
Hantu ini bertubuh kerdil dan biasanya mengganggu kambing.
Kehadirannya biasanya diikuti dengan suara kambing ribut yang diyakini
disebabkan hantu ini ikut menyusu pada induk kambing.
Lokasi diduga sering ditemukan : semak berlukar dan kandang kambing.

kisah misteri

8. Rabing

Rabing berwujud seperti tikar yang terdapat di dalam air.
Biasanya mendiami sungai-sungai yang angker dan sewaktu-waktu muncul kepermukaan.
Hantu ini dapat menggulung manusia yang berenang sehinga dapat kehilangan nyawa karena lemas.
Kadang-kadang juga digambarkan sebagai sosok makhluk seperti labi-labi.
Lokasi diduga sering ditemukan : sungai dan danau.
SUMBER : http://www.suatudunia.com/2013/09/8-makhluk-mistis-menyeramkan-dari.html

Update Terbaru

Blogger Widget Get This Widget -

Semua Ada di Sekitar Kita