Tampilkan posting dengan label Tips Bisnis. Tampilkan semua posting
Tampilkan posting dengan label Tips Bisnis. Tampilkan semua posting

Sabtu, 15 Juni 2013

Ngakak Gan... Tentara Malaysia Nyasar Saat Terjun Payung

|0 komentar

Ngakak Gan... Tentara Malaysia Nyasar Saat Terjun Payung - Medan - Sejumlah penerjun payung asal Malaysia yang tengah beratraksi di langit Kota Medan, Sumatera Utara, mendarat tidak tepat sasaran alias nyasar ke sejumlah tempat siang tadi. Mereka mendarat di titik enam kilometer dari lokasi upacara di Lapangan Benteng, Rabu (12/6/2013).

Insiden itu terjadi saat penutupan latihan gabungan bersama Malaysia Indonesia (Latgabma Malindo) antara angkatan bersenjata dua negara.

Atraksi terjun payung yang juga diikuti personel TNI itu semula berjalan normal. Pemandangan yang jarang terlihat di tengah keramaian itu cukup mengundang perhatian warga Kota Medan yang berkerumun di lapangan.

Namun tiba-tiba terjadi insiden, sejumlah penerjun asal Malaysia mendarat jauh di luar arena hingga membuat pihak TNI sebagai penyelenggara. Ada yang menadarat di Stasiun Besar Kereta Api Medan, kawasan Pasar Sukaramai, pusat perbelanjaan Medan Mal, kompleks pertokoan Gaharu, dan Perumahan Asia Mega Mas. 

Panitia yang mendapat informasi adanya peserta terjung payung yang salah mendarat langsung melakukan penjemputan. Diduga, tiupan angin kencang membuat para penerjun kehilangan arah sehingga terpaksa mendarat di luar arena yang sudah ditetapkan.

Beruntung tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam insiden ini. Sejumlah petugas yang menjemput para penerjun negeri jiran itu tidak memperkenankan awak media untuk meminta keterangan dari para penerjun. Kejadian yang jarang terjadi inipun menjadi tontonan warga.
sumber : http://www.lucgen.com/2013/06/ngakak-gan-tentara-malaysia-nyasar-saat.html

Senin, 18 Maret 2013

10 Cara Pintar Ambil Risiko Dalam Berbisnis

|0 komentar

Oleh Martin Zwilling | Forbes
Kurs Rupiah Senin Pagi Melemah Enam Poin

Kata “risiko” memang memiliki pengertian negatif bagi sebagian orang. Tetapi, berani mengambil risiko dalam bisnis tidaklah sama dengan menjadi orang yang sembrono. Justru pengusaha sejati akan memandang risiko sebagai sesuatu yang positif dan penuh tantangan. Mereka akan mengantisipasi hal-hal tak terduga demi mendapatkan untung besar.

Saya menemukan ringkasan hebat mengenai strategi kunci yang digunakan, lengkap dengan cerita kehidupannya, dalam buku yang berjudul “The Risk Takers”, karya Renee dan Don Martin. Berikut adalah daftar tersebut, disertai prioritas dan pendapat saya:

Cari tren terbaru dan kembangkan. Sering kali, perubahan kultur atau tren ekonomi akan memberi peluang usaha baru. Tantangannya adalah menyadari perubahan tersebut lebih awal, lalu ambil tindakan, meski terdapat risiko. Inilah awal mula keuntungan para pelopor bisnis.

Cari harta karun yang terpendam dan temukan pasar yang belum dilirik orang. Bahkan perusahaan berpenghasilan triliunan rupiah tidak bisa menawarkan segalanya kepada semua orang. Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada menemukan pasar menguntungkan yang tidak dilihat atau bahkan diincar orang lain.

Manfaatkan kelemahan pesaing dan jadikan itu sebagai kekuatan Anda. Pengusaha yang memiliki pandangan tajam memiliki bakat melihat dunia melalui sudut pandang pelanggannya. Kualitas yang dimiliki tersebut dapat membantu Anda tampil menonjol dalam kekurangan dan kelemahan pesaing.

Tajamkan pandangan. Kapan pun ada kesempatan, perhatikan dengan saksama area pasar yang diabaikan pesaing. Hal tersebut lebih mudah dilakukan daripada meredupkan produk-produk yang sudah terkenal, dan menunggu perubahan konsumsi pelanggan, meskipun solusi yang Anda miliki lebih baik.

Patahkan aturan konvensional. Banyak nama pengusaha tercatat dalam buku sejarah keberhasilan karena mereka telah berani menyimpang dari formula dan cara berpikir yang mapan dan sudah ada. Menantang tradisi yang sudah ada mampu membuka pintu keuntungan kompetitif.

Hemat uang dan beriklan dengan biaya yang murah. Jika Anda memulai bisnis dengan modal yang pas-pasan, ada cara kreatif untuk menarik perhatian pelanggan tanpa iklan yang mahal. Mulailah dengan media sosial, blogging, dan promosi dari mulut ke mulut.

Jangan biarkan kesulitan dan kegagalan mengalahkan Anda. Daftar peringkat pengusaha sukses diisi oleh para pria dan wanita yang menolak berhenti percaya pada dirinya sendiri, meski mendapatkan cemoohan dari orang lain yang menyakitkan. Ketahanan dan ketekunan bisa membawa Anda menuju kesuksesan.

Percaya pada intuisi. Sebuah badan penelitian menyatakan, intuisi adalah bentuk nyata pengetahuan. Itu merupakan kemampuan yang dapat Anda asah dan kembangkan — hal tersebut dapat sangat bermanfaat dalam menyelesaikan masalah dalam lingkungan bisnis yang kacau dan tidak bisa diprediksi. Dalam kondisi seperti itu, intuisi mampu mengalahkan analisis rasional.

Terus ciptakan inovasi. Pengusaha dengan kinerja yang bagus memulai dari nol untuk menciptakan perusahaan yang dikenal luas dan terus menyesuaikan diri agar dapat bertahan di tengah perubahan pasar. Perasaan terlalu cepat puas itu seperti ban bocor halus. Ketika Anda menyadarinya, kerusakan sudah sangat parah.

Mulai sekarang juga! Waktu yang sempurna untuk memulai bisnis tidak akan datang dengan sendirinya. Sering kali, menunggu hanya memberi kesempatan bagi pesaing untuk memukul Anda dengan telak. Jika Anda percaya ide Anda akan sukses, maka ambillah risiko dan mulailah beraksi.

Percayalah terhadap kekuatan ide Anda dan segera mulai kejar impian dunia usaha Anda. Dengan kecerdasan dalam mengenal risiko, Anda pun akan mampu meraih sukses. (Sumber)

Minggu, 10 Maret 2013

Makin Intim dengan Pelanggan Lewat Media Sosial

|0 komentar

Perkembangan media sosial dipandang sebagai tempat terbaik bagi perusahaan untuk mencari tahu apa yang customer inginkan. Sebab di media sosial, para pelanggan kerap mengungkapkan keinginan atau unek-unek terhadap berbagai hal, mulai dari layanan hingga produk.

Kondisi inilah yang akhirnya menggiring layanan customer care menuju era baru. Tidak hanya mengandalkan layanan pelanggan di 'ujung telepon', tapi juga memanfaatkan media sosial sehingga pengguna dapat secara instan bila ingin menyampaikan sesuatu.

Apalagi ditopang oleh perkembangan pengguna media sosial yang kian meningkat dengan cepat tiap waktunya. Tentunya layanan customer care era baru yang memanfaatkan media sosial guna mencari tahu keinginan konsumen dirasa lebih efisien.

Sebab selain biaya yang dibutuhkan pastinya lebih murah, layanan media sosial dihuni oleh jumlah pengguna melimpah yang setiap saat dapat dengan cepat mengungkapkan keinginannya.

Namun tentunya untuk mengimpelementasikan layanan customer care berbasis media sosial dibutuhkan solusi yang mumpuni. Salah satu solusi yang coba menjajal peruntungan adalah SAP 360 Customer.

Kelebihan yang ditawarkan SAP pada solusi terbarunya ini berada pada platform SAP HANA, yang diklaim memungkinkan solusi tersebut untuk memanfaatkan kemampuan komputasi in-memory dan juga cloud. 

Hasil dari solusi ini dikatakan berimbas pada akses yang lebih cepat menuju database dan lebih aman berkat penggunaan cloud.

Dengan begitu, SAP 360 Customer siap menghadirkan kemampuan untuk mengubah masukan pelanggan menjadi sebuah improvisasi yang melibatkan satu per satu pelanggan baik secara konteks maupun real time.

Analogi sederhananya begini, solusi ini nantinya mampu memonitor 'kicauan' atau postingan yang bertebaran di media sosial. Dengan disetting oleh query atau kata kunci tertentu, ia akan merekam data tersebut untuk kemudian dianalisis.

Nah, hasil analisis inilah yang bisa menjadi 'jawaban' bagi perusahaan untuk memberi respons terhadap apa yang diinginkan oleh pelanggan di ranah media sosial.

Jadi, hal tersebut memungkinkan sebuah perusahaan untuk dapat menciptakan pengalaman -- baik bagi pelanggan melalui operasional -- yang prima dengan pemberdayaan media sosial. 

Selain itu impelementasi SAP 360 Customer semakin efisien berkat durasi layanan yang lebih cepat yang diimbangi dengan respons yang baik.

Namun yang harus digarisbawahi di sini adalah, kolaborasi SAP 360 Customer dan SAP HANA di sini bukan cuma bisa diandalkan untuk memonitor media sosial. 

"Ini adalah solusi yang dapat mengubah alur permainan di dunia bisnis yang akan membantu perusahaan memasarkan produknya lebih baik, menjual lebih baik, melayani dengan lebih baik dan benar-benar menciptakan pengalaman yang luar biasa bagi pelanggan mereka," ujar Ian Kinsella, VP Line of Business SAP Asia Pasifik dan Jepang di Hotel Four Season, Jakarta, Jumat (8/3/2013). (Sumber)

10 Cara Pintar Ambil Risiko Dalam Berbisnis

|0 komentar

Kurs Rupiah Senin Pagi Melemah Enam Poin
Kata “risiko” memang memiliki pengertian negatif bagi sebagian orang. Tetapi, berani mengambil risiko dalam bisnis tidaklah sama dengan menjadi orang yang sembrono. Justru pengusaha sejati akan memandang risiko sebagai sesuatu yang positif dan penuh tantangan. Mereka akan mengantisipasi hal-hal tak terduga demi mendapatkan untung besar.

Saya menemukan ringkasan hebat mengenai strategi kunci yang digunakan, lengkap dengan cerita kehidupannya, dalam buku yang berjudul “The Risk Takers”, karya Renee dan Don Martin. Berikut adalah daftar tersebut, disertai prioritas dan pendapat saya:

Cari tren terbaru dan kembangkan. Sering kali, perubahan kultur atau tren ekonomi akan memberi peluang usaha baru. Tantangannya adalah menyadari perubahan tersebut lebih awal, lalu ambil tindakan, meski terdapat risiko. Inilah awal mula keuntungan para pelopor bisnis.

Cari harta karun yang terpendam dan temukan pasar yang belum dilirik orang. Bahkan perusahaan berpenghasilan triliunan rupiah tidak bisa menawarkan segalanya kepada semua orang. Tidak ada yang lebih menyenangkan daripada menemukan pasar menguntungkan yang tidak dilihat atau bahkan diincar orang lain.

Manfaatkan kelemahan pesaing dan jadikan itu sebagai kekuatan Anda. Pengusaha yang memiliki pandangan tajam memiliki bakat melihat dunia melalui sudut pandang pelanggannya. Kualitas yang dimiliki tersebut dapat membantu Anda tampil menonjol dalam kekurangan dan kelemahan pesaing.

Tajamkan pandangan. Kapan pun ada kesempatan, perhatikan dengan saksama area pasar yang diabaikan pesaing. Hal tersebut lebih mudah dilakukan daripada meredupkan produk-produk yang sudah terkenal, dan menunggu perubahan konsumsi pelanggan, meskipun solusi yang Anda miliki lebih baik.

Patahkan aturan konvensional. Banyak nama pengusaha tercatat dalam buku sejarah keberhasilan karena mereka telah berani menyimpang dari formula dan cara berpikir yang mapan dan sudah ada. Menantang tradisi yang sudah ada mampu membuka pintu keuntungan kompetitif.

Hemat uang dan beriklan dengan biaya yang murah. Jika Anda memulai bisnis dengan modal yang pas-pasan, ada cara kreatif untuk menarik perhatian pelanggan tanpa iklan yang mahal. Mulailah dengan media sosial, blogging, dan promosi dari mulut ke mulut.

Jangan biarkan kesulitan dan kegagalan mengalahkan Anda. Daftar peringkat pengusaha sukses diisi oleh para pria dan wanita yang menolak berhenti percaya pada dirinya sendiri, meski mendapatkan cemoohan dari orang lain yang menyakitkan. Ketahanan dan ketekunan bisa membawa Anda menuju kesuksesan.

Percaya pada intuisi. Sebuah badan penelitian menyatakan, intuisi adalah bentuk nyata pengetahuan. Itu merupakan kemampuan yang dapat Anda asah dan kembangkan — hal tersebut dapat sangat bermanfaat dalam menyelesaikan masalah dalam lingkungan bisnis yang kacau dan tidak bisa diprediksi. Dalam kondisi seperti itu, intuisi mampu mengalahkan analisis rasional.

Terus ciptakan inovasi. Pengusaha dengan kinerja yang bagus memulai dari nol untuk menciptakan perusahaan yang dikenal luas dan terus menyesuaikan diri agar dapat bertahan di tengah perubahan pasar. Perasaan terlalu cepat puas itu seperti ban bocor halus. Ketika Anda menyadarinya, kerusakan sudah sangat parah.

Mulai sekarang juga! Waktu yang sempurna untuk memulai bisnis tidak akan datang dengan sendirinya. Sering kali, menunggu hanya memberi kesempatan bagi pesaing untuk memukul Anda dengan telak. Jika Anda percaya ide Anda akan sukses, maka ambillah risiko dan mulailah beraksi.

Percayalah terhadap kekuatan ide Anda dan segera mulai kejar impian dunia usaha Anda. Dengan kecerdasan dalam mengenal risiko, Anda pun akan mampu meraih sukses. (SUMBER)

Minggu, 03 Maret 2013

kunci sukses ala jutawan muda di dunia

|1 komentar

Mark Zuckerberg membawa perubahan komunikasi dunia setelah mendirikan Facebook pada tahun 2004. Facebook tak hanya mengubah cara orang berkomunikasi tetapi juga membuat pendirinya menjadi Miliyader. Apa rahasia kunci sukses sang pendiri Facebook?
Kunci Sukses Ala Jutawan Muda di Dunia




1. Mimpi


Facebook didirikan bukan secara tidak sengaja. Zuckerberg merancangnya mulai dari mimpi untuk berani menjadikan menjadi nyata. "Kami membangun sesuatu yang kami pikir bagus. Kami ingin membantu orang berbagi foto, video, dan berkomunikasi online jarak jauh."



2. Berpikir Besar


Meski awalnya "proyek" kampus, Zuckerberg, berpikir bahwa dengan Facebook cara berkomunikasi orang akan lebih mudah. "Dengan memberi orang kekuatan untuk berbagi, kami membuat dunia lebih transparan," ujarnya.



3. Mulai dari Hal Kecil


Beruntunglah di zaman teknologi informasi ini karena suatu usaha bisa dimulai dari ukuran kecil tanpa kehilangan gema besarnya. Tak perlu menunggu modal besar untuk memulainya.

Bisnis sukses seperti yang dilakukan Bill Gates (Microsoft) dan Steve Jobs (Apple) dimulainya juga dari kecil (garasi rumah). Begitu juga dengan Mark Zuckerberg yang mulai membangun Facebook dari kamarnya yang kecil.



4. Optimis


Memulai bisnis tentu bukan hal yang mudah. Namun bekal pengetahuan dan kemampuan bisa mempermudahnya. yakinlah pada kemampuan diri sendiri menjadi modal kita.

"Saya memulai belajar website ketika masih 19 tahun. Saya awam tak tahu apa-apa soal bisnis. Tetapi kunci simpelnya adalah, jika kita memulainya dari sesuatu yang lebih mudah, kita pasti bisa membuat suatu progress (kemajuan) menjadi lebih mudah," katanya.

Jadi mulailah dari hal yang paling mudah, jangan tinggal diam.



5. Tekun dan Fokus


Fokuslah pada impian kita dan tekunlah mengerjakannya. Jangan mudah menyerah karena tak ada sukses yang didapat dengan Instan, termasuk juga yang dialami Zuckerberg dalam membangun Facebook.

"Orang berpikir bahwa kami membangunnya seperti fiksi. Padahal kami harus bekerja keras untuk membangun Facebook kami membutuhkan waktu selama 6 Tahun."



6. Jangan Mudah Menyerah


Zuckerberg memulai Facebook dengan impian website itu akan menjadi social media dunia. Padahal saat itu sudah ada raksasa yang menguasai dunia Internet yaitu Google. Namun selalu ada jalan harapan untuk para petarung sejati, model baru, atau peluang baru yang belum digarap pihak lain.

Karena itu tak perlu takut memulai hal yang baru dan bersaing menghadapi raksasa. Selama kita yakin apa yang dilakukan adalah sesuatu hal baru dan potensial menjadi raksasa, tak perlu takut memulainya.

Keberanian adalah modal utama orang-orang sukses. Buktinya, meski sudah ada raksasa, Facebook tumbuh menjadi raksasa baru. (sumber)

Update Terbaru

Blogger Widget Get This Widget -

Semua Ada di Sekitar Kita