Minggu, 10 Maret 2013

7 Fakta Tentang Google Maps yang Perlu Diketahui


Jakarta - Tak hanya mesin pencarinya, pengguna internet pun banyak yang mengalami ketergantungan dengan Google Maps. Ya, peta digital ini begitu bermanfaat di era seperti saat ini.

Melalui desktop dan versi mobile sekali pun, Google Map tak hanya menyajikan pemetaan dalam suatu daerah, tetapi juga membantu penggunanya untuk menemukan jalan ke suatu lokasi.

Lebih dari itu, Google Maps mampu memberitahu keadaan lalu lintas di suatu daerah, bahkan pencitraan melalui darat ataupun udara.

Banyak hal menarik yang pantas diungkap tentang Google Maps mungkin perlu Anda ketahui. Apa sajakah itu? Berikut detikINET rangkum dariMashable, Jumat (8/3/2013)

1. Berapa data yang ada di Google Maps?


Bila menggabungkan pencitraan satelit dari udara dan permukaan jalan, Google Maps memiliki lebih dari 20 petabyte data, yang sama dengan sekitar 21 juta gigabyte, atau sekitar 20.500 terabyte.

Hal ini data yang diungkap oleh Google pada Agustus 2012 lalu. Nah, bila melihat cakupan luas Google Maps, jumlah ini bisa saja bertambah besar dan banyak.

2. Seberapa sering gambar diperbarui?


Tergantung pada ketersediaan data, foto udara, dan satelit. Biasanya, gambar diperbarui setiap dua minggu atau malah bisa lebih.

Nah, khusus gambar yang ada di Google Street View justru diperbarui secepat mungkin, meskipun Google tidak dapat mengungkapkan jadwal tertentu, karena ketergantungannya pada faktor-faktor seperti cuaca, kondisi pengemudi, dan banyak hal lainnya.

3. Bagaimana Google menyortir konten di Street View?


Menurut juru bicara Google, pengguna kadang-kadang melaporkan "momen aneh atau tidak menyenangkan" yang ditangkap dalam Google Maps, dan biasanya di Street View.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, tim Google bekerja cepat untuk meninjau dan mengambil tindakan jika perlu. 

Pengguna dapat melaporkan gambar dengan mengklik "laporkan masalah" di bagian bawah gambar, dan permintaan tersebut dipantau secara teratur dan ditanggapi oleh karyawan Google.

4. Apakah Google mengaburkan wajah setiap individu?


Google mempunyai teknologi yang secara otomatis akan membuat wajah dan plat kendaraan kabur untuk melindungi privasi orang di Street View, dan pengguna bahkan dapat meminta tambahan pengaburan.

Namun khusus pencitraaan udara, Google tidak melakukannya karena biasanya kurang detail dan resolusi yang lemah.

5. Satelit apa yang digunakan untuk pencitraan dari atas?


Citra satelit untuk kedua Google Maps dan Google Earth berasal dari berbagai sumber dan pihak ketiga.

Biasanya, informasi yang sama tersedia bagi siapa saja yang membeli lisensi itu, baik dari masyarakat banyak, pemerintah, lisensi komersial, maupun sumber-sumber sektor swasta.

6. Apa jenis kamera yang digunakan untuk Street View?


Google Street View awalnya dimulai dengan lensa kamera dengan citra kualitas rendah, tapi sekarang sistem View kamera Street memiliki 15 lensa dan dapat menghasilkan foto dengan resolusi sekitar 65 megapiksel.

Ketika Street View masih dalam tahap percobaan, tim Google memasangkan beberapa komputer di belakang sebuah mobil jenis SUV, termasuk laser dan perangkat GPS di atap kendaraan

7. Bagaimana bila lokasi susah dijangkau mobil Street View?


Selain armada mobil untuk Street View, Google mempekerjakan trikes, troli, dan mobil salju. Trikes bertugas untuk memoto di taman, jalan, kampus, stadion, dan daerah lain yang mobil tak bisa melakukannya

The Trolley, yang tampak seperti persilangan antara robot dan gerobak berbentuk kotak, digunakan untuk navigasi interior bangunan dan pintu.

Sedangkan mobil salju atau Snowmobile menangkap gambar di medan bersalju. (Sumber)


0 komentar:

Posting Komentar

Update Terbaru

Blogger Widget Get This Widget -

Semua Ada di Sekitar Kita